Jumat, 20 Februari 2015

Dasar Fisiologi Manusia


A. Pengertian Fisiologi Manusia
Fisiologi manusia adalah ilmu mekanis, fisik, dan biokimia fungsi manusia yang sehat, organ-organ, dan sel-sel yang tersusun. Tingkat utama fokus dari fisiologi adalah pada tingkat organ dan sistem. Sebagian besar aspek fisiologi manusia homolog erat dengan aspek-aspek terkait fisiologi hewan, dan hewan percobaan telah memberikan banyak dari dasar pengetahuan fisiologis. Anatomi dan fisiologi berhubungan erat dengan bidang studi: anatomi, studi tentang bentuk, dan fisiologi, mempelajari fungsi, secara intrinsik terikat dan dipelajari bersama-sama sebagai bagian dari kurikulum medis.

B. Homeostatis

A. Konsep Homeostatis (Keadaan Tetap) mengacu pada mempertahankan kondisi fisik dan kimia yang relative konstan dalam lingkungan sel organisme,menurut batas-batas fisiologis. Persyaratan kimia untuk mempertahankan kondisi yang konstan meliputi,volume air yang mencukupi,nutrisi,dan oksigen yang mancukupi; persyaratan fisik meliputi suhu dan tekanan atmosfir.
B. Mekanisme Homeostatis melibatkan hampir seluruh sistem organ tubuh walaupun kondisi internal berubah secara konstan, tubuh melindungi terhadap perubahan yang besar dengan mekanisme control pengaturan sendiri seperti sistem umpan balik.Sistem ini mengacu pada pemberian informasi dari suatu sistem (output) kembali ke sistem (input ) untuk menimbulkan respons.
1.  Komponen sistem umpan balik
a. Setpoint adalah nilai fisiologi normal dari masing-masing variabel tubuh,seperti suhu normal,konsentrasi zat dalam cairan ekstraselular, atau kadar keasaman dan kadar kebasaan darah.
b. Sensor (Penerima) mendeteksi suatu penyimpangan dari setiap variabel normal.
c. Pusat Pengendalian meneriama informasi dari berbagai sensor,mengitegrasi dan memproses informasi tersebut,kemudian menentukan respons balasan untuk kembali ke setpoint.
d. Efektor menjelaskan respons, yang terus berlangsung sampai setpointtercapai kembali.
2. Contoh Sitem Umpan Balik
a) Mekanisme Umpan Balik Negatif adalah mekanisme dimana informasi balasan untuk sistem (input) mengurangi perubahan (output) sehingga dapat kembali ke setpoint yang sesuai. Salah satu contoh adalah kemampuan untuk mempertahankan glukosa darah pada kadar yang relative konstan yaitu 90 sampai 110/100ml darah.
1) Setelah makan, peningkatan kadar glukosa darah merangsang keluarnya insulin dari sel-sel khusus dalam pankreas.
2) Insulin memfasilitasi masuknya glukosa ke dalam sel-sel tubuh sehingga mengurangi kadar glukosa darah.
3) Penurunan kadar glukosa darah kemudian mempengaruhi sel-sel pelepas insulin (umpan balik negative) untuk mengurangi pelepasan insulin dan glukosa darah dipertahankan pada kadar yang sesuai.
b) Mekanisme umpan balik positif adalah mekanisme dimana informasi balasan ke system meningkatkan atau memperlama, bukannya mengurangi,penyimpangan dari kondisi fisiologi asal.
1) Salah satu umpan balik positif terjadi saat membran saraf dirangsang.
a. Rangsang mengubah permeabilitas membrane terhadap ion-ion natrium, yang kemudian mengalir melewati membrane.
b. Arus ion natrium ini kemudian menambah permeabilitas membrane tehadap ion natrium sehingga ion natrium yang melewatinya semakin banyak. Hasil dari kejadian tersebut adalah cetusan impuls saraf.
2) Umpan balik positif juga bisa terjadi dalam mekanisme pembekuan darah. Cetusan pada proses pembekuan darah menyebabkan keluarnya zat-zat kimia yang mempercepat proses pembekuan darah.


C. Jaringan, Organ, Sistem Organ

1. Jaringan
Sel berkembang :
  - Ektoderm à kuku, folikel rambut, dan kelenjar keringat serta jaringan epitel lain, termasuk membrane mukosa yang melapisi hidung, mulut dan email gigi. Sistem saraf juga berasal dari ektoderm.
  mesoderm. Dari lapisan ini berkembang otot, tulang dan beberapa organ dalam, termasuk bagian-bagian system kardiovaskuler.
    -   entoderm tumbuh menjadi system pencernaan dan pernapasan.
    -   Empat jaringan dasar tubuh :
ž  Jaringan epitel
ž  Jaringan ikat
ž  Jaringan otot
ž  Jaringan saraf

Kelenjar
ž  Kelompok sel epitel tertentu disebut kelenjar dan menghasilkan secret khusus.
ž  Ada dua jenis kelenjar :
ž  Kelenjar eksokrin mempunyai duktus yang membawa hasil sekresinya ke tempat aksinya setempat, misalnya Kelenjar saliva
ž  Kelenjar keringat.
ž  Kelenjar endokrin, tidak mempunyai duktus. Sekresi dari kelenjar endokrin disebut hormone.

Jaringan Ikat
ž  Jaringan ikat berkembang dari mesoderm embrio. Jaringan ini terletak diantara jaringan-jaringan lain sehingga memberi bentuk dan ikatan jaringan tersebut.
ž  Yang termasuk sel jaringan ikat adalah fibroblast, makrofag, sel plasma, sel mast, sel lemak.

Jaringan Otot
ž  Jaringan otot berfungsi khusus untuk kontraksi sehingga jaringan ini mampu menghasilkan gerakan.
ž  Bentuk sel-sel otot panjang dan tipis sehingga pemendekan, yang terjadi selama kontraksi, sedapat mungkin efektif. Fungsi utama otot adalah menghasilkan gerakan. Ada tiga jenis jaringan otot yaitu : otot rangka, otot polos dan otot jantung.

Jaringan Saraf
              Jaringan saraf tersusun atas sel-sel yang disebut neuron dan suatu jaringan  penyokong yang disebut neuroglia. Neuron terdiri atas badan sel, dendrit dan akson. 


2. Organ
              Organ adalah kumpulan terintegrasi dari dua atau lebih jenis jaringan yang bersama-sama melakukan fungsi khusus tertentu.

             

3. Sistem Organ
     
         Sebuah system adalah sekelompok organ yang bekerjasama melaksanakan sebuah fungsi utama tubuh. Secara tradisional, disiplin akademik fisiologi memandang tubuh sebagai kumpulan sistem yang saling berinteraksi, masing-masing dengan kombinasi sendiri serta fungsi dan tujuan masing-masing. Setiap sistem tubuh berkontribusi terhadap homeostasis sistem lain dari seluruh organisme. Tidak ada sistem tubuh bekerja sendiri, dan kesehatan orang tergantung pada kesehatan semua sistem tubuh berinteraksi
Tabel  1

Gambar
Sistem
Studi klinis
Fisiologi
Sistem saraf terdiri dari sistem saraf pusat (yang merupakan otak dan sumsum tulang belakang) dan sistem saraf perifer. Otak adalah organ pikiran, emosi, dan sensoris pengolahan, dan melayani banyak aspek komunikasi dan kontrol dari berbagai sistem dan fungsi-fungsi lainnya. Khusus terdiri dari indera penglihatan, pendengaran, rasa, dan bau. Mata, telinga, lidah, dan hidung mengumpulkan informasi tentang lingkungan tubuh.
neuroscience, neurologi (penyakit), psikiatri (perilaku), ophthalmology (visi), Otolaringologi (pendengaran, rasa, bau
neurophysiology
Yang sistem muskuloskeletal terdiri dari kerangka manusia (termasuk tulang, ligamen, tendon, dan tulang rawan) dan otot-otot melekat. Ini memberikan struktur dasar tubuh dan kemampuan untuk gerakan. Selain peran struktural mereka, tulang-tulang yang lebih besar dalam tubuh berisi sumsum tulang, tempat produksi sel darah. Juga, semua tulang adalah tempat penyimpanan utama untuk kalsium dan fosfat
osteology (skeleton), orthopedics (bone disorders)
cell physiology, musculoskeletal physiology
Sistem sirkulasi terdiri dari jantung dan pembuluh darah (arteri, vena, pembuluh kapiler). Jantung mendorong peredaran darah, yang berfungsi sebagai “sistem transportasi” untuk mentransfer oksigen, bahan bakar, nutrisi, produk-produk limbah, sel-sel kekebalan tubuh, dan isyarat molekul (yaitu, hormon) dari salah satu bagian tubuh yang lain. Darah terdiri dari cairan yang membawa sel-sel dalam sirkulasi, termasuk beberapa yang bergerak dari jaringan ke pembuluh darah dan kembali, serta limpa dan sumsum tulang.
cardiology (heart), hematology (blood)
cardiovascular physiology
Sistem pernapasan terdiri dari hidung, nasofaring, trakea, dan paru-paru. Ini membawa oksigen dari udara dan excretes karbon dioksida dan air kembali ke udara.
pulmonology
respiratory physiology
Sistem pencernaan terdiri dari mulut, kerongkongan, perut, usus (usus besar dan kecil), dan rektum, serta hati, pankreas, kantong empedu, dan kelenjar ludah. Ini dapat mengkonversi makanan menjadi kecil, gizi, tidak beracun molekul untuk distribusi oleh sirkulasi kepada semua jaringan tubuh, dan excretes residu yang tidak digunakan.
gastroenterology
gastrointestinal physiology
Yg menutupi sistem yang terdiri dari penutup tubuh (kulit), termasuk rambut dan kuku serta struktur penting fungsional lainnya seperti kelenjar keringat dan sebaceous kelenjar. Kulit menyediakan penahanan, struktur, dan perlindungan organ-organ lain, tetapi juga berfungsi sebagai indera utama antarmuka dengan dunia luar.
dermatology
cell physiology, skin physiology
Sistem saluran kemih terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. It menghilangkan air dari darah untuk menghasilkan urin, yang membawa berbagai molekul limbah dan kelebihan ion dan air keluar dari tubuh.
nephrology (function), urology (structural disease)
renal physiology
Sistem reproduksi terdiri dari gonad dan internal dan eksternal organ seks. Sistem reproduksi menghasilkan gamet dalam setiap jenis kelamin, sebuah mekanisme untuk kombinasi mereka, dan lingkungan perawatan untuk pertama 9 bulan perkembangan keturunan.
gynecology (women), andrology (men), sexology (behavioral aspects) embryology (developmental aspects)
reproductive physiology
Sistem kekebalan terdiri dari sel-sel darah putih, timus, kelenjar getah bening dan saluran getah bening, yang juga bagian dari sistem limfatik. Sistem kekebalan memberikan mekanisme tubuh sendiri untuk membedakan sel dan jaringan dari sel-sel dan zat-zat asing dan untuk menetralisir atau menghancurkan yang terakhir dengan menggunakan protein khusus seperti antibodi, sitokin, dan tol-seperti reseptor, di antara banyak lainnya
immunology
immunology
Sistem endokrin terdiri dari kelenjar endokrin utama: hipofisis, tiroid, adrenal, pankreas, parathyroids, dan organ reproduksi, tapi hampir semua organ dan jaringan endokrin memproduksi hormon tertentu juga. Hormon endokrin berfungsi sebagai sinyal-sinyal dari satu sistem tubuh yang lain mengenai array yang sangat besar kondisi, dan mengakibatkan berbagai perubahan fungsi.
endocrinology
endocrinology

Tabel 2

No
Sistem Organ
Organ Penyusun
Fungsi
1
Pencernaan
1. Rongga mulut
2. Esofagus (kerongkongan)
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Hati
7. Rektum
8. Anus
·         menerima makanan
·         memecah makanan menjadi zat-zat gizi
·         menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah
·         membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh
2
Peredaran Darah (transportasi)
1.      Jantung
2.      Pembuluh arteri
3.      Pembuluh vena
4.      Pembuluh kapiler
5.      Pembuluh getah bening (limfatik)
6.       Kelenjar limfe


·         melindungi tubuh dari penyakit
·         menyebarkan sari makanan dan oksigen ke seluruh tubuh
·         mengangkut zat-zat sisa ke luar tubuh
3
Pernapasan (respirasi)
1. Hidung
2. Faring
3. Laring
4. Tenggorokan/Trakea     
5.Bronkus / Cabang trakea
6. Pulmo (Paru-paru)
·         Pengambilan gas oksigen dan 

      pengeluaran karbon dioksida dari dalam tubuh.



4
Reproduksi
1.      Testis
2.       Ovarium
·         Proses perkembangbiakan
5
Rangka
1.      Tengkorak
2.      Tulang belakang
3.      Tulang rusuk dan dada
4.      Rangka penopang tulang-tulang bahu
5.      Rangka penopang tulang pinggul
6.      Tulang anggota badan bagian atas dan bawah
·         Untuk memberikan bentuk bagi tubuh
·         Tempat melekatnya otot
·         Melindungi organ-organ tubuh, seperti otak, jantung, dan paru-paru
·         Untuk bergerak ketika dikehendaki otot
·         Menghasilkan sel darah di dalam sumsum tulang.
6
Otot
1.      Otot rangka
2.      Otot jantung
3.      Otot polos
·         Sebagai alat gerak
·         Menyimpan glikogen
7
Ekskresi (pengeluaran)

1.      Kulit
2.      Paru-paru
3.      Hati
4.      Ginjal
·         Mengeluarkan hasil-hasil metabolisme yang tidak berguna ke luar dari tubuh
·       

      Menjaga keseimbangan sel dengan lingkungan
8
Saraf
1.      Otak
2.      Serabut saraf
3.      Simpul-simpul saraf (ganglion)
4.      Saraf tulang belakang
·         Menerima dan merespons rangsang dari lingkungan (luar dan dalam tubuh) berwujud aktivitas tubuh
9
Endokrin (hormon)
1.      Kelenjar tiroid
2.      Kelenjar pituari
3.      Kelenjar pankreas
4.      Kelenjar buntu
5.      Kelenjar adrenal
6.      Kelenjar kelamin (buah zakar dan indung telur)
·         Memproduksi hormon-hormon untuk mengatur aktivi






Tidak ada komentar:

Posting Komentar